banner-corneotheraphy

Apa itu Corneotherapy? 

Apa itu Corneotherapy? Istilah "Corneotherapy" diciptakan oleh Dr. Hans Lautenschlager dan Prof. A.M. Kligman di Jerman. Merupakan sistim perawatan kulit masa depan, terapi ini menggunakan konsep terapi outside – in, artinya dengan hanya menggunakan kosmetik (tanpa menggunakan obat-obatan), efek dari dermaviduals® lebih mengungguli dari obat olesan ataupun obat minum lainnya. Ini merupakan terapi dengan konsep fisiologis dan tanpa efek samping, bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan alami kulit. 

Corneotherapy hanya menggunakan bahan seperti air, pelembab, bahan alami untuk aktif agent. Dibandingkan dengan obat-obatan yang biasa mengandung anti-inflamasi, antibiotik, antiseptik ataupun lainnya yang dapat menimbulkan masalah kulit, memberikan efek sampingan terhadap sistem imunisasi kulit kita. Sebelum melakukan tindakan, dermaviduals® akan melakukan diagnosa di corneotherapy center, mempelajari hasilnya untuk menentukan langkah perawatan kulit yang tepat.

Teknologi Corneotherapy : 
1) DMS® – Derma Membrane Structure yang menyerupai kulit kita.

Derma Membrane Structure

2) Liposome – Liposomal Cell Structure yang merupakan suatu transport dari aktif agent hydrophilic.

Sel yang berbentuk bulat, sel biologis yang tidak dapat terlihat dengan mata telanjang. Lapisan ganda dengan fostatidilkolin dari tumbuhan yang menyerupai membran sel hidup. Zat aktif yang diangkup dalam liposome dapat langsung menembus dengan mudah dan menyebar baik ke dalam kulit. 

Liposome
3) Nanopartikel ( 1nm = 10 – 9 m ) – monolayer / membran lapisan tunggal yang merupakan suatu transportasi aktif agent liphophilic.

Sel cairan yang terbuat dari minyak tumbuhan. Sama sekali tidak dapat dilihat oleh mata telanjang ataupun mikroskop. Yang berukuran 70 – 200nm dan terurai secara hayati.

Nanopartikel

Produk dermaviduals®OutletsTips Kecanatikan